Selasa, 29 Maret 2011

PERTEMUAN KE-3

Cara membuat daftar isi, daftar tabel dan daftar gambar dengan word processing

  1. Daftar isi
 Untuk membuat daftar isi dalam sebuah makalah bisa dibuat dengan cara manual, namun juga bisa dengan cara otomatis yaitu dengan program word processing.  Membuat daftar isi biasanya menggunakan style Heading. Daftar isi yang disebelah kiri menggunakan style heading 1, terus ke kanan memakai style heading 2 dan seterusnya. Daftar isi bisa dibuat secara otomatis jika  naskahnya telah ada terlebih dahulu.

Adapun langkah-langkah membuat daftar isi tersebut adalah :
  • Bukalah terlebih dahulu file dari makalah yang telah anda buat.
  • Blog masing-masing bagian judul dari setiap halaman, sebagai contoh : kata pengantar,daftar isi, BAB 1, BAB 2 dan daftar pustaka menggunakan style heading 1. Bagian dari BAB seperti A, B, C,  di blok dengan style heading 2 dan begitu seterusnya sampai sejauh mana pembagian diberikan.
  • Setelai selesai memblog dan memberi style pada masing-masing bagian tersebut, maka kita kembali ke halaman awal. Misal : hal 1 berisi daftar isi yang masih kosong tadi.
  • Klik references
  • Pilih menu table of contents dan klik bagian contents.
  • Silahkan lihat hasilnya.
 2 . Daftar tabel
  • Buat tabel terlebih dahulu dengan menu insert.
  • Setelah selesai klik insert caption di menu references
  • Buta kata Tabel di caption.
  • klik ok
  • Kembali ke daftar isi dan buat daftar tabel.
  • Klik menu insert table of figure
  • Klik ok
  • Silahkan lihat hasilnya.
 3 . Daftar Gambar
Membuat daftar Gambar sama dengan membuat daftar tabel.
  • Klik insert picture
  • Pilih gambar dan masukan ke dalam makalah tersebut.
  • Klik menu insert table of figure di menu references
  • Klik ok.

PERTEMUAN KE-2

     Jika kita ingin membuat Blog gratis, bisa dibuat dengan menggunakan blogger.com, sedangkan bila menggunakan domain dan hosting sendiri kita bisa memilih membuat blog melalui wordpress. Blogger dan wordpress memiliki kelebihan dan kelemahan tersendiri.Pada blogger isi yang ada di dalamnya tidak dapat dicopy karena tidak ada CMS nya, sedangkan wordpree isinya bisa dicopy sesuai dengan yang kita butuhkan.

     Dalam mengelola sebuah blog kita membutuhkan CMS (Content Management System) yaitu sebuah aplikasi untuk mengelola konten dan juga LMS (Learning Management System) yaitu pembelajaran jarak jauh. Biasanya aplikasi pembelajaran jarak jauh ini menggunakan kata E-Learning. E-learning ini bisa kita buat atau kita dapatkan dari website http://www.moodle.com.
http:// merupakan protokol untuk membuka sebuah website sedangkan www.fahriyasa.blogspot.com merupakan alamat website nya.

     Dalam membuat sebuah website kita sering menemukan berbagai macam nama domain. Dimana di belakang nama domain tersebut diikuti oleh com,co.id, us, org dsb. Com adalah sebuah kata yang berarti komersil atau umum, dimana ini biasanya digunakan oleh orang umum atau bersifat internasional. Sedangkan di Indonesia yang biasa digunakan adalah co.id.
Contoh domain lain biasanya menggunakan :
  1. ac.id (domain lembaga pendidikan)
  2. org(domain organisasi)
  3. tv(domain dari negara tuvalu)
  4. us(domain dari negara Amerika Serikat)
  5. jp(domain dari negara Jepang)
  6. sg(domain dari negara Singapura)
  7. my(domain dari negara Malaysia)
  8. au(domain dari negara Australia)
  9. uk(domain dari negara Inggris)

PERTEMUAN KE-4

Dalam membuat karya tulis ilmiah, kita sering menggunakan 2 bagian yang berbeda yaitu bagian kata pengantar termasuk daftar isinya menggunakan nomor halaman dengan bentuk angka romawi (i, ii, iii, iv dst) sedangkan untuk halaman per babnya kita menggunakan angka (1,2,3,4 dst). kalau biasanya kita memisahkan halaman tersebut agar kita dapat menggunakna 2 pemberian nomor yang berbeda. Dalam pengeditan biasa kita hanya dapat mengaturnya satu kali dan yang kita atur itu berlaku untuk semua halaman. nah untuk membuat 2 bagian nomor halaman yang berbeda dalam satu file, kita dapat melakukan hal sebagai berikut:
  1. Aturlah dulu semua halaman kita dengan menggunakan sistem page break bukan enter lagi (digunakan   untuk halaman yang hanya terpakai setengah halaman).
  2. cara mengaturnya:
  • Kalau sebelumnya kita menggunakan enter jika mau pindah ke halaman berikutnya sekarang     gunakanlah page break, caranya: Pada word 2003 : menu insert >> break >> akan muncul kotak break >> klik page break >> ok. teks akan berpindah dengan sendirinya ke halaman berikutnya dan halaman awal tadi akan muncul tulisan "page break". pada word 2007: menu page layout >> break >> klik tanda panah >> pilih page. teks tersebut akan pindah ke halaman berikutnya, dan halaman sebelumnya itu ada  tulisan "page break".
  • Setelah semua halaman-halaman tersebut telah menggunakan page break, kita akan lebih mudah dalam memberikan 2 nomor halaman yang berbeda di satu file yang sama. contoh penggunaan break: pada setelah daftar isi, jika setelah daftar isi terdapat halaman kosong dibawahnya, maka untuk pindah ke halaman     berikutnya jangan gunakan enter lagi, tapi gunakanlah page break. atau pada akhir teks dari bab, untuk masuk ke bab selanjutnya kita akan membutuhkan halaman baru, maka gunakanlah page break untuk pindah ke halaman yang berikutnya.
    Tujuan dari pengaturan page break ini adalah agar kita mudah dalam membuat nomor halaman yang berbeda jenisnya dalam satu file karya tulis.
  1. sekarang memberi nomor halaman, caranya masih seperti cara lama yaitu: Pada word 2003: menu insert >> page number >> dan edit sesuai kebutuhan, untuk memformat jenis angka, klik format dan pilihlah jenis angka  >> ok. Dengan melakukan hal itu berarti kita telah memberi nomor halaman pada file kita. ingat,  letakkanlah kursor diawal kata dari teks kita. File kita akan dengan sendirinya memberi nomor halaman dan mengurutkannya sesuai dengan banyak file kita.
  2. Untuk mengubah nomor halaman kita menjadi angka bukan angka romawi, kita dapat melakukan hal sebagai berikut:
  • kliklah halaman kosong dari halaman terakhir, maka akan muncul tulisan page break tadi >> hapuslah page break itu >> teks yang dibawah akan naik ke atas >>   pastikan kursor terletak di teks yang akan kita beri nomor halaman yang berbeda itu lalu >> insert >> break >> pilih next page. maka teks itu akan pindah kebawah atau ke halaman berikutnya dengan nomor yang berbeda. ingat ya teman, jangan sampai lupa memformat angka romawi tadi dirubah ke angka dan start at nya  Jangan lupa karena kalau star at itu tidak diganti jadi satu bisa jadi angkanya akan berurutan walaupun berbeda jenis. contohnya: teks akhir berhalaman iv karena kita lupa mengubahnya maka halaman selanjutnya akan menjadi 5.
  • langkah yang sama bisa dilakukan pada word 2007.

Rabu, 16 Maret 2011

PERTEMUAN KE-5

Untuk pemasangan kabel UTP pd sebuah konector haruslah berdasarkan standar wrn,, dimana dalam satu kabel inti tersebut terdapat 4 pasang kabel di dalamnya dan setiap kabel tersebut terdiri dari warna hijau, hijau putih, orange, orange putih, biru, biru putih, coklat dan coklat putih.
Pada setiap nomor yang berurutan ganjil harus d pasang kabel y memiliki warna putih,, berikut adalah urutan pemasangan kabel pd konektor :
1= OP
2= O
3= HP
4= B
5= BP
6= H
7= CP
8= C

Dalam kabel UTP terdapat beberapa kabel berwarna yang saling berhubungan. Biasanya warna yang ada adalah :
                                              Gambar 1. Kabel UTP
  1. Orange (O)
  2. Biru  (B)
  3. Hijau (H)
  4. Coklat (C)
  5. Orange putih  (OP)
  6. Hijau putih (HP)
  7. Biru putih (BP)
  8. Coklat putih (CP)
                                 Gambar 2. Conector RJ 45

Sedangkan urutan warna yang akan dihubungkan ke conector RJ 45 adalah :
  1. OP
  2. O
  3. HP
  4. B
  5. BP
  6. H
  7. CP
  8. C
 Catt: Urutan warna dari  ujung kabel tersebut harus sama karena kalau tidak maka jaringan tidak akan terhubung.


                                   Gambar 3. Tang Krimping


                                          Gambar 4. Switch


Supaya jaringan antara Switch dengan Kabel UTP terhubung, maka yang harus dilakukan adalah :
  1. Sediakan kabel UTP dengan Conector RJ 45, tank krimping atau gunting.
  2. Potong kedua ujung kabel kira-kira dengan panjang 1 Inch
  3. Luruskan semua kabel berwarna tersebut.
  4. Potong dengan tang secara merata, jangan sampai ada yang miring.
  5. Masukkan kabel berwarna tersebut dengan warna yang berurutan ke dalam conector RJ 45 tersebut.
  6. Perhatikan agar warna kabel yang masuk ke conector sesuai dengan urutan warna yang telah dijelaskan.
  7. Krim conector tersebut dengan tang krimping agar erat dan tidak terlepas.
  8. Masukkan ujung conector yang satu ke switch dan yang satu lagi k CPU.
  9. Jaringan terhubung